24 Bendera dan 5 Spanduk 8 Ormas Dibabat Abis Puluhan Aparat Gabungan di Cikarang Selatan

Humas Polres Metro Bekasi – Puluhan aparat gabungan di Kecamatan Cikarang Selatan menertibkan atribut/bendera ormas di sepanjang Jl.Raya Cikarang – Cibarusah dan sekretariat ormas di wilayah Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Senin (13/12/ 2021) siang tadi sekitar pukul 13.30 WIB.

Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Satirin mengatakan, kegiatan penertiban atribut/bendera ormas itu melibatkan puluhan aparat gabungan.


” Ada 24 personil, terdiri dari 12 personil Sat Pol PP, 6 personil TNI dan 6 personil Polri, ” kata Kompol Satirin dalam keterangannya di Mapolsek Cikarang Selatan, Senin (13/12).


Menurut Kompol Satirin, penertiban atribut ormas ini dilakukan untuk menghindari terjadinya gesekan antar-ormas di wilayah Cikarang Selatan.


“Penurunan atribut ini sudah sesuai persetujuan para anggota ormas itu sendiri. Penurunan ini juga tidak lepas dari antisipasi terjadinya hal hal yang tidak di inginkan di sini,” ujar Kompol Satirin.


Kompol Satirin menjelaskan, dalam kegiatan ini ada sejumlah atribut milik 8 ormas di Cikarang Selatan yang diturunkan petugas. Penurunan atribut ini dilakukan sejak hari ini dan akan dilanjutkan di hari berikutnya .


“Kalau yang diturunin itu ada 8 atribut/bendera ormas. Yang pertama Gibas, kedua GMBI, ketiga PP yang keempat BPPKB, kelima WIJI, ke enam FBR, yang ketujuh Pejuang Siliwangi dan yang terakhir POB. Total ada 24 bendera dan 5 spanduk, ” katanya.


Adapun atribut ormas yang diturunkan ini berada di sepanjang Jl.Raya Cikarang – Cibarusah dan sekretariat ormas di wilayah Cikarang Selatan.


Kompol Satirin menegaskan alasan pihak gabungan menertibkan bendera ormas dan poskonya lantaran kerap dijadikan simbol kelompok ormas. Simbol ormas ini juga kerap memicu konflik kelompok antar-ormas.


“Terhadap potensi gangguan kamtibmas tersebut, kita melakukan kegiatan pencegahan dengan cara melakukan penertiban terhadap simbol-simbol dari kelompok maupun ormas karena simbol-simbol inilah kadang kadang menimbulkan konflik,” Tandasnya